Sudah menjadi rahasia umum bahwa linux memiliki banyak paket distribusi (distro), mulai yang ditujukan untuk sebuah platform, sebuah fungsi, bahkan sampai ke multipurpose dan multiplatform. Mungkin pembaca tidak lagi canggung dengan nama-nama distro besar seperti Red Hat, Ubuntu, Cent OS, Suse, Mandriva, Slackware, Debian, Puppy Linux, Partedmagic, atau lainnya, tetapi tahukah dari sekian banyak distro kita dapat menarik 3 distro awal yang masih dikembangkan sampai saat ini, dan menjadi acuan untuk membuat distro-distro baru?
Seperti yang disebutkan dalam artikel di linux magazine, “The Three Giants of Linux“, tiga distro utama yang menjadi akar bagi distro-distro lain saat ini adalah Slackware, Debian dan Red Hat. Ketiganya banyak di remaster (buat ulang) ataupun di kembangkan lebih lanjut menjadi sebuah distro baru, sebut saja seperti distro Singkong yang dibuat dari slackware, Ubuntu yang dibuat dari debian, atau Cent OS dan Fedora yang merupakan cabang dari Red Hat. Red Hat dan Debian merupakan distro yang dibuat dari awal (scratch) dan bukan turunan distro lain, sedangkan Slackware merupakan turunan dari distro SLS yang dulu sempat terkenal (Namun sekarang sudah tidak di kembangkan).
Ketiga Distro raksasa ini memiliki filosofi dan pengaturan paket-paket yang berbeda. Slackware menganut filosofi KISS (Keep It Simple Stupid) yang memanfaatkan program-program asli dari pembuat tanpa ada perbaikan (Patch) yang sering disebut vanilla packet, dan berusaha mendekati unix dengan tidak menggunakan paket manajemen. Sedangkan Debian merupakan distro yang murni open source dan dikembangkan oleh komunitas, dengan memanfaatkan sebuah sistem paket manajemen (*.deb). Red Hat merupakan Raksasa termuda diantara ketiganya (Walau cuma beda beberapa bulan), lebih fokus pada kalangan enterprise, dengan menyediakan pelatihan dan suport secara komersil. Red Hat memanfaatkan manajeman pemaketan RPM (Redhat Packet Manajemen).
Seperti sistem pewarnaan yang memiliki 3 warna dasar RGB (Red/merah, Green/Hijau dan Blue/Biru), ketiga Distro ini memberikan warna pada peredaran distro-distro linux saat ini. Kita patut berterimakasih kepada ketiga distro tersebut yang telah mewarnai perjalanan hidup LINUX.